Prinsip-prinsip teori analisis sistem

Kompleksitas (complexyti)

 sistem adalah struktur yang kompleks, dengan banyak jenis unsur yang berbeda yang saling mempengaruhi satu sama lain. Sebagai contoh, sebuah network computer terdiri dari software, layer protocol yang berbeda, berb agai jenis hardware, dan tentu saja, orang yang menggunakannya semuanya saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.
Mutualisme ( Mutuality )

 unsure dari sebuah sistem bekerja pada saat yang sama, ( secara real time.) dan saling bekerja sama (bisa juga tidak) prinsip ini menciptakan banyak pertukaran yang terjadi secara serentak diantara komponen. Sebuah contoh negative dari ini adalah loop fededback positif! Bayangkan sebuah computer yang menciptakan sebuah entri log setiap kali penggunaan CPU mencapai lebih dari 50 persen. Sekarang bayangkan akibat yang akan terjadi jika setiap kali sistem menulis log error, penggunaan CPU langsung mencapai lebih dari 50 persen.
Bersifat Saling Melengkapi ( Complementary)

 pertukaran antara unsure yang terjadi secara serentak menghasilkan sub sistem yang berinteraksi dalam berbagai proses dan struktur. Hasilnya adlaah sebagai model (yang hirarkis) diperlukan untuk menggambarkan sebuah sistem tunggal.
Kemampuan Berevolusi( Evolvability)

Sistem Adaftif Yang kompleks cenderung berubah dan bertumbuh begitu ada peluang, Sistem tersebut tidak dirancang dan diimplementasikan dalam sebuah cara yang ideal. Ini kedengarannya mirip dengan network computer yang kita bicarakan yang merupakan kombinasi dari berbagai merk, kemampuan, dan kompleksitas yang diimplementasikan secara bertahap sesuai dengan waktu dan sumber daya yang tersedia.

Konstruktivitas Constructivity)

 sistem cenderung berkembang (atau membesar) dan ketika hal itu terjadi, sistem tetap terikat pada ( dalam pengertian mewarisi sifat) Konfigurasi ( atau model) sebelumnya sambil memperoleh feature baru. Siapapun yang telah bekerja dalam sebuah organisasi selama sebuah periode waktu yang lama pasti melihat hal ini terjadi. Sebesar apapun network bertumbuh (kecuali ada sebuah perubahan besar di sebuah bagian) , network itu masih terlihat seperti Punda mental merefleksikan network aasalnya yang lama ketika network itu masih kecil. Bahkan dengan kemampuan dan fitur tambahan yang ditambahkan selama digunakannya sistem tersebut.
Refleksivitas ( Reflexivity)

bekerjanya umpan balik yang fositif dan negative. Karena umpan balik ini mempengaruhiproses statis maupun yang dinamis, maka sistem secara keseluruhan merefleksikan pola yang ada didalamnya. Anda akan melihat bahwa network fisikalmulai merefleksikan cara anda menggunakan network tersebut.

Perihal dirul andalas
saya adalah seseorang yang ingin maju,, banyak blajar meski tanpa guru.. meyakini apa yang aku percayai, percaya pada apa yang aku alami, fakta dan nyata, sedangkan mimpi adalah masa depan yang selalu ingin aku gapai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: