Prinsip-prinsip teori analisis sistem


Kompleksitas (complexyti)

 sistem adalah struktur yang kompleks, dengan banyak jenis unsur yang berbeda yang saling mempengaruhi satu sama lain. Sebagai contoh, sebuah network computer terdiri dari software, layer protocol yang berbeda, berb agai jenis hardware, dan tentu saja, orang yang menggunakannya semuanya saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.
Mutualisme ( Mutuality )

 unsure dari sebuah sistem bekerja pada saat yang sama, ( secara real time.) dan saling bekerja sama (bisa juga tidak) prinsip ini menciptakan banyak pertukaran yang terjadi secara serentak diantara komponen. Sebuah contoh negative dari ini adalah loop fededback positif! Bayangkan sebuah computer yang menciptakan sebuah entri log setiap kali penggunaan CPU mencapai lebih dari 50 persen. Sekarang bayangkan akibat yang akan terjadi jika setiap kali sistem menulis log error, penggunaan CPU langsung mencapai lebih dari 50 persen.
Bersifat Saling Melengkapi ( Complementary)

 pertukaran antara unsure yang terjadi secara serentak menghasilkan sub sistem yang berinteraksi dalam berbagai proses dan struktur. Hasilnya adlaah sebagai model (yang hirarkis) diperlukan untuk menggambarkan sebuah sistem tunggal.
Kemampuan Berevolusi( Evolvability)

Sistem Adaftif Yang kompleks cenderung berubah dan bertumbuh begitu ada peluang, Sistem tersebut tidak dirancang dan diimplementasikan dalam sebuah cara yang ideal. Ini kedengarannya mirip dengan network computer yang kita bicarakan yang merupakan kombinasi dari berbagai merk, kemampuan, dan kompleksitas yang diimplementasikan secara bertahap sesuai dengan waktu dan sumber daya yang tersedia.

Konstruktivitas Constructivity)

 sistem cenderung berkembang (atau membesar) dan ketika hal itu terjadi, sistem tetap terikat pada ( dalam pengertian mewarisi sifat) Konfigurasi ( atau model) sebelumnya sambil memperoleh feature baru. Siapapun yang telah bekerja dalam sebuah organisasi selama sebuah periode waktu yang lama pasti melihat hal ini terjadi. Sebesar apapun network bertumbuh (kecuali ada sebuah perubahan besar di sebuah bagian) , network itu masih terlihat seperti Punda mental merefleksikan network aasalnya yang lama ketika network itu masih kecil. Bahkan dengan kemampuan dan fitur tambahan yang ditambahkan selama digunakannya sistem tersebut.
Refleksivitas ( Reflexivity)

bekerjanya umpan balik yang fositif dan negative. Karena umpan balik ini mempengaruhiproses statis maupun yang dinamis, maka sistem secara keseluruhan merefleksikan pola yang ada didalamnya. Anda akan melihat bahwa network fisikalmulai merefleksikan cara anda menggunakan network tersebut.

contoh PROPOSAL PENAWARAN MICE


PROPOSAL PENAWARAN MICE

Disusun Oleh

PROGRAM STUDI DIPLOMA III USAHA PERJALANAN WISATA
FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2010

 SEKILAS TENTANG MAY TOUR & TRAVEL
PT. MAY Karya Mandiri ( MAY Tour & Travel ) merupakan perusahaan yang mempunyai bidang usaha Utama yaitu Jasa Perjalanan Wisata. Namun seiring dengan kemajuan dunia usaha Anda, maka kami mencoba untuk memperluas Jasa yang Kami tawarkan, diantaranya Special Tour, Penawaran untuk Corporate, Event Programmer, MICE dan rentar car yang nanti akan di jelaskan pada masing-masing bagian.
 VISI & MISI MAY TOUR & TRAVEL
Visi Menjadi Biro Perjalanan Wisata yang mampu menjawab dan memenuhi kebuthan konsumen / masyarakat dalam melakukan perjalanan (Travel Service)
Misi: Memberikan pelayanan terbaik dan professional dengan memperhatikan kepuasan konsumen sebagai dasarnya.
MAY Tour & Travel memiliki tenaga professional yang berpengalaman, dan kami siap bersaing dalam memberikan layanan yang terbaik.

 PENAWARAN

Kepada Yth,
Bapak/ibu pimpinan perusahaan
PT. AXY WTC BUILDING LOVE FLOOR
Jln. Sudirman No. 35
Jakarta Pusat

Kami PT. MAY (MAY Tours & Travel) Ingin menawarkan kerjasama, untuk memberikan pelayanan dalam perjalanan / Tour terhadap karyawan Perusahaan yang Bapak / Ibu Pimpin. Harga yang Kami tawarkan adalah harga yang bersaing dan termurah sesuai dengan harga yang di berikan oleh Airlines.
Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi perjalanan ANda, mengantar reservasi dari manapun Anda berada, karena kepuasan pelanggan merupakan kebahagian tersendiri bagi kami.
Adapun pelayanan / reservasi yang kami tawarkan adalah :
• International/Domestic Ticket ( untuk semua Airlines )
• Voucher Hotel Domestic dan International
• Wisata Tour dalam dan luar negri
• Tiket Kereta Api
• Dokumen Perjalanan
• MICE
• Meeting Group
• Incentive Tour
• Event Management
Dan untuk memudahkan perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, kami meberikan pelaynaan Extra untuk Anda:
• Dapat dibayar Cash/dibelakang (invoice) dengan pembicaraan lebih lanjut.
• Memberikan discount/potongan harga untuk beberapa layanan reservasi.
• Layanan dapat diantar Gratis
Untuk kenyamanan Anda, Pelayanan yang kami tawarkan dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan yang anda miliki. Pelayanan kami bersifat customize, untuk lebih jelasnya anda dapat bertanya tentang informasi ini kepada Kami.
• Layanan reservasi Pukul 08.00 s/d 22.00 WIB
Perusahaan Client yang telah berkerjasama dengan kami :
1. SGS (Sumber Graha Sejahtera)
2. SNS (Sinar Niaga Sejahtera Atau Kacang Garuda)
3. Persitara Jakarta Utara (Persatuan Sepak Bola Jakarta Utara)
4. Nyonya Meneer
5. Macom (Event Organizer)
6. N.W. Industrie (Perusahaan Kontraktor)
7. Perwakilan Lampung
8. Asuransi Bumi asih Jata
9. Cakra Karya gemilang (Perusahaan Bisang Jasa)
10. Puri MICE (Event Organizer)
11. PT. AQUA
12. PT. CAMPINA Ice Cream
13. PT. SOSRO

 MICE ( MEETING,INCENTIVE,CONFERENCES & EXHIBITION )
MAY Tour & Travel berpengalaman menangani program meeting maupun conferences yang diadakan di Bali, kami memiliki paket tour khusus dalam pengadaan program tersebut dan tentunya beberapa pilihan Hotel berbintang di area Nusa Dua maupun Kuta telah kami cantumkan dalam paket MICE kami. Aspek-aspek pendukung seperti transport maupun program Tour kami rancang sedemikian rupa seperti halnya “ Special Tour “ selama program Meeting atau conferences berlangsung.

 PAKET MEETING & HOTEL PRICE
HOTEL FULL DAY HALF DAY HOSPITALITY
DESK STAF ROOM/NIGHT REMARKS
DINNER
Seraton 300.000/pax 250.000/pax 150.000/day 400.000/night
Senggigi beach 285.000/pax 225.000/pax 150.000/day 550.000/night
Oberoi resort 350.000/pax 300.000/pax 150.000/day 725.000/night
Jayakarta 300.000/pax 275.000/pax 150.000/day 675.000/night
Bukit senggigi 170.000/pax 140.000/pax 100.000/day 425.000/night
Sentosa 150.000/pax 125.000/pax 100.000/day 375.000/night

Full Day Meeting termasuk
• 2 x coffe Break
• 1 x lunch
• Standar meeting Fasilitas banner
Half Day Meeting termasuk
• 1 x coffe Break
• 1 x lunch
• Standar meeting Facilities

 STANDARD MEETING FACILITIES

Meeting Room, OHP /Slide Projector, White screen, flipchart, board markers, sound system, microphone, meeting pads + pens, mineral water and candies, hospitality desk and phone.

 CARS CHARTER for MICE

KIA Presgio Full Day Charter ( 10 jam )
Extra Hours Rp. 450.000
Rp. 40.000
Kijang Kapsul Full Day Charter ( 10 jam )
Extra Hours Rp. 350.000
Rp. 40.000
Kijang Innova Full Day Charter Rp. 350.000
Rp. 40.000
 PENGAWALAN POLISI
1. Sekali transfer dari airport to hotel
2. Pengawalan tour untuk 8 jam
3. Fee polisi 1 orang per hari Rp. 900.000
Rp. 1.750.000
Rp. 150.000

Diatas adalah beberapa jenis Paket Tour dan atraksi wisata yang kami tawarkan kepada client dan masih banyak lagi berbagai macam paket wisata yang telah kami kemas dan belum tercantum pada proposal ini seperti conferences , exhibition, meeting, incentive, fun game dan lain – lain. Kami siap dalam melakukan presentasi pra- Tour guna memberikan informasi secara detail kepada calon client kami dan juga bertujuan membangkitkan kepercayaan costumer terhadap perwakilan ( Representative person ) maupun Travel Agent. Partner kami di masing – masing daerah yang mana bernaung maupun kerjasama dengan MAY Tour & Travel.

 KUNJUNGAN WISATA SELAMA DI LOMBOK
• Hari 01 LOMBOK ARRIVAL -CHECK IN HOTEL- MEETING ( D )
Tiba di Lombok, Tour guide sudah siap menyambut anda di airport dan langsung di bawa check in menuju hotel. Check in Hotel, Acara bebas.
• Hari 02 LOMBOK – SASAK TRADITIONAL TOUR ( B, L ,D )
Setelah makan pagi di hotel, mengikuti tour satu hari mengunjungi:
– Desa Banyumulek tempat pembuatan gerabah dari tanah liat
– Desa Sukarara sentra tenunan tangan khas Lombok
– Desa Sade yaitu desa tradisional Suku Sasak
– Pantai Kuta dan Pantai Tanjung Aan.
Sore hari perjalanan menuju Hotel. Acara Bebas.

• Hari 03. MEETING – WISATA KELILING KOTA ( B, L, D )
Makan pagi di hotel, kemudian anda akan kami jemput dan langsung Tour mengunjungi:

– Ampenan, Mataram, Cakranegara, tiga kota besar yang membentang dari ujung barat sampai ke ujung timur.
– Taman Mayura peninggalan sejarah yang dibangun tahun 1714 sebagai tempat pertemuan dan acara keagamaan.
– Bertais pasar tradisional terbesar di Lombok.
– Taman Narmada sebagai miniatur dari Danau segara Anak yang ada di Puncak Gunung Rinjani. Pura Lingsar tempat upacara keagamaan umat Hindhu dan Islam wektu Telu.
Dilanjutkan perjalanan ke Hotel. Acara Bebas.

• Hari 04. TRANSFER OUT ( B )
Makan pagi di Hotel, Acara bebas sampai tiba saatnya di jemput untuk di antar ke airport. Acara Meeting di Lombok selesai, Terima kasih atas kunjungan anda.
Kami juga menyediakan paket-paket meeting lain sesuai permintaan anda.
 HARGA DAN INFORMASI
Silahkan menghubungi kami melalui alamat kontak kami.

PENUTUP
Kami sangat berbahagia memiliki kesempatan untuk dapat melayani Anda dengan kemampuan yang dapat memuaskan permintaan Anda di bidang Travel Service.
Dengan visi, misi, dan slogan yang kami miliki, semoga MAY Tour & Travel dapat menjawab semua kebutuhan Anda, dalam hal Jasa perjalanan ( Travel Service ) .
Kami akan membantu Anda yang membutuhkan jasa “travel service”. Walaupun kami adalah perusahaan yang masih terhitung baru, Kami memiliki kemampuan dan Sumber daya yang professional. Untuk Informasi yang Lebih lengkap dari Jasa yang kami tawarkan, anda dapat mencarinya di website ini, atau menghubungi customer service kami.
Atas perhatian Anda kami ucapkan terima kasih.

CONTOH PROSEDUR ANALISA POTENSI WISATA


                                               POTENSI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA

                                                       DILIHAT DARI PENDEKATAN 4A

 

No Komponen Jumlah Keterangan
1 Atraksi alam    
 
  • Peninggalan sej.
   
 
  • Upacara adat
   
 
  • Kesenian
   
 
  • Minat khusus
   
2 Aksesibilitas    
 
  • Kondisi jalan
   
 
  • Sarana transportasi
   
 
  • Papan Penunjuk
   
3 Amenitas    
 
  • Akomodasi
   
 
  • RM/warung
   
 
  • TIC
   
 
  • Jasa angkutan
   
 
  • Jasa komunikasi
   
 
  • Penerangan
   
 
  • Air bersih
   
 
  • Pos keamanan
   
 
  • Poliklinik/kesehatan
   
 
  • Jasa pemandu
   
 
  • Papan Keterangan objek
   
4 Aktivitas    
 
  • Wisatawan
   
 
  • Penduduk
   
5 Pengelola    
 
  • Pemerintah
   
 
  • Swasta/yayasan
   
 
  • perorangan
   

 

 

Pedoman Wawancara

  1. Sebutkan/jelaskan potensi dan sumber daya di lokasi/tempat itu (alam, sosial, budaya) yang dapat dikembangkan atau mendukung pengembangan pariwisata
  2. Kegiatan apa yang menonjol di tempat itu sehingga dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata yang menarik?
  3. Bagaimanakah dukungan masyarakat terhadap pengembangan pariwisata di tempat itu?
  4. Kendala-kendala apa yang dihadapi dalam usaha mengembangkan wisata di tempat itu?
  5. Manfaat ekonomi apa yang diperoleh masyarakat dengan adanya pengembangan wisata?
  6. Apakah SDM di desa bersangkutan sudah cukup mendukung pengembangan wisata?
  7. Bagaimana peran pemerintah daerah/desa dan Dinas Pariwisata dalam pengembangan wisata di tempat itu?
  8. Siapakah yang mengelola ODTW itu?
  9. Bagaimanakah pembagian keuntungan antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat?
  10. Siapakah yang paling diuntungkan dari pengembangan objek iTU.

  Penilaian (Skoring) terhadap komponen ODTW

Objek/atraksi wisata Kategori atraksi Skor perkomponen Skor total
Aksesibilitas Amenitas Aktivitas

wisatawan

Aktivitas

Usaha

Contoh A 3 2 3 3 11
             
             
             
             
             

 

Keterangan:

Kategori Objek/atraksi       Kategori aksesibilitas         Kategoriaktivitas wisatawan

A: berkembang               1: kurang                          1: kurang

B: cukup berkembang      2: cukup                            2: cukup

C: potensial                     3: baik                              3: baik

Kategori amenitas   Kategori aktivitas usaha    

1: kurang            1: tidak/belum memberi kontribusi ekonomi pada penduduk

2: cukup                 2: kurang memberi kontribusi ekonomi pada penduduk

3: baik                   3: memberi kontribusi ekonomi pada penduduk

  

SISTEMATIKA LAPORAN TUGAS LAPANGAN

 

JUDUL:  (Analisa Objek Wisata………..),

nama dan NIM kelompok,

D3 UPW

Tahun…

KATA PENGANTAR

PENDAHULUAN: berilah gambaran umum objek dan daya tarik wisata yang dibahas dalam laporan.

HASIL DAN PEMBAHASAN:

A. Analisis Objek 

  1. Atraksi
  2. Aksesibilitas
  3. Amenitas
  4. Aktivitas
  5. pengelola
  6. skoring hasil
  1. Prospek Pengembangan

 

KESIMPULAN DAN SARAN

  1. Kesimpulan
  2. Saran

 

PERJALANAN INSENTIF


Incentive Traveling

yang diterjemahkan menjadi Perjalanan Insentif merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan dengan membuat kegiatan guna memacu pencapaian target perusahaan tersebut. Biasanya berhubungan dengan penjualan (sales) produk atau jasa mereka.

wujudnya family gathering, rapat sambil berekreasi,

bonus hadiah perjalanan wisata, dll.

2. Distributor atau dealer agar pencapaian penjualan

terpenuhi, dalam bentuk bonus perjalanan wisata, dll

3. Pemasok (suppliers) untuk peningkatan kerja sama

4. Pelanggan (customers) agar tetap loyal terhadap

produk atau jasa mereka.

Program Perjalanan Insentif berfungsi sebagai salah satu cara atau solusi untuk menggairahkan kembali segmen-segmen guna peningkatan kinerja sebuah perusahaan.

yaitu :

1. Full-Service Incentive House

Memberikan layanan Perjalanan Insentif dengan

cakupan luas, mulai dari perencanaan program,

penanganan tours lengkap dengan kebutuhan

penunjang termasuk kebutuhan dalam kegiatan diluar

tours berdasarkan kehendak perusahaan pengguna

jasa tersebut.

2. Travel Fulfillment Company

Menangani perencanaan perjalanan (tour planning),

dimana rancangan Perjalanan Insentif tergantung pada

kebutuhan perusahaan tersebut.

3. Travel Agency with an Incentive Division

Perusahaan tidak menyiapkan perencanaan

perjalanan, melainkan hanya menangani program

Perjalanan Insentif. Mulai dari negosiasi dengan pihak

transportasi (airlines, kereta api maupun bus),

akomodasi (hotel, restaurant), tempat kunjungan

wisata, guide, dll. Biasanya perusahaan seperti ini akan

terlibat secara langsung dalam pelaksanaan program

ini sesuai kebutuhan.

Perusahaan dgn pola sesuai point 3, biasanya sudah menyiapkan pelaksanaan program dalam 1 paket, yaitu mulai dari pengaturan transportasi dengan borongan (charter), transfer antar moda transportasi maupun ke hotel, akomodasi, makan-minum (meals0, wisata hingga pemandu wisata(guide)

Dalam pelaksanaannya mereka sudah akan mempersiapkan diri di lokasi penjemputan, bisa terminal, bandara, stasiun ataupun hotel tempat kegiatan. Kegiatan ini bisa dalam skala kecil hingga besar. Salah satu yang saat ini dikembangkan adalah studi banding.

PAMERAN (EXHIBITION)


 Pameran, trade show, exhibition, exposition (expo) conference-exhibition (confex) merupakan kegiatan untuk memasarkan produk, jasa atau gagasan dalam suatu kegaiatan (event) yang dipamerkan. Biasanya diselenggarakan di pusat konvensi (convention centre), ruang pameran (exhibition hall atau di tempat hotel, dll. Cara yang biasa dilaksanakan adalah dengan menyewakan stan (booths) di ruang pameran kepada perusahaan untuk memamerkan produk/jasa/gagasan mereka. Bisa saja kegiatan itu hanya khusus pameran saja atau digabungkan dengan kegiatan pertemuan atau konvensi/seminar, dll. Tidak jarang justru perusahaan2 tertentu menyelenggarakan seminar atau konvensi yang sekaligus untuk ajang memamerkan produk mereka. Contoh : Seminar Broadcasting se-Asia di Singapura. Kegiatan pameran dapat dibagi 2, yaitu : 1. Pameran bukan untuk umum (not a public event). (biasanya yg diundang kalangan terbatas) 2. Pameran untuk umum (public show)/pameran konsumen (consumer show). Pameran bukan umum biasanya yg disasar adalah kelompok atau organisasi usaha tertentu, misal kelompok perusahaan broadcasting, militer, dll. Pameran umum biasanya justru yang disasar produk untuk khalayak umum . Dalam operasionalnya sering kali yg menjadi hambatan adalah saat membagi stan (booths) kepada peserta pameran. Ada beberapa cara yg dapat dilakukan ; 1. First come first serve (yg datang pertama silakan memilih lokasi stan (booths); 2. Sistem point yg dilakukan dengan melakukan penilaian, bisa dinilai dengan melihat keikutsertaan perusahaan tersebut dalam pameran yg dilakukan sebelumnya atau didasarkan dari nilai stan (booths) yg diambil, karena masing-masing lokasi dan luas area stan juga mempengaruhi dalam harga. 3. Sistem undian (lottery system) dengan jalan mengundi untuk dapat memilih stan yg dikehendaki atau menentukan siapa yg berhak mengambil stan Jenis pameran dapat dibagi berdasarkan : 1. daerah/ teritorial kegiatan, bisa pameran lokal, nasional dan internasional, harus diingat bahwa pameran nasional dapat dilaksanakan di luar negeri, misal pameran dagang khusus produk Indonesia di Kedutaan Besar suatu negara, dll.; 2. barang yg dipamerkan, ada pameran vertikal yg menggelar satu produk sejenis dan pameran horizontal yg menggelar lebih dari satu produk; 3. segi ukuran penyelenggaraan, ada kategori kecil, sedang atau besar yg bisa dilihat dari tempat dan besaran stan, misal pameran tempel (poster) kategori kecil, pameran di hall kategori sedang dan pameran di luar bangunan, misal pameran dirgantara di bandara termasuk besar.

Dasar – Dasar Perencanaan


 

 

Perencanaan

Suatu proses yang melibatkan penentuan sasaran atau tujuan organisasi, menyusun strategi menyeluruh untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dan mengembangkan hierarkhi rencana secara menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengoordinasikan kegiatan.

Tujuan Perencanaan

Mempunyai 4 alasan yaitu :

v  Memberi arah

v  Mengurangi dampak perubahan

v  Memperkecil pemborosan dan kelebihan

v  Menentukan standar pengendalian

Pemahaman yang salah tentang     Perencanaan

v  Perencanaan dapat melenPerencanaan yang terbukti tidak akurat merupakan pemborosan waktu manajer

v  yapkan perubahan

v  Perencanaan mengurangi fleksibilitas

Jenis-jenis Peren

A. Menurut luasnya

v  Rencana strategis

v  Rencana operasional

B. Kerangka waktu

v  Rencana Jangka Pendek

v  Rencana Jangka Panjang

C. Kekhususan

v  Rencana yang mengarahkan (directional)

v  Rencana khusus (spesifik)

D. Frekuensi Penggunaan

v  Rencana sekali pakai

v  Rencana tetap

Faktor-faktor Kontingensi dalam
Perencanaan

v  Tingkatan dalam organisasi

v  Derajat ketidakpastian lingkungan

v  Panjangnya komitmen masa depan

Perencanaan dalam Hierarkhi Organisasi

Perencanaan

 Strategis    

Eksekutif                                                      

 Puncak

Manajer Tingkat Menengah

Perencanaan   

 Manajer Tingkat                                                    

Operasional               

Pertama

 

Kritikan Terhadap Perencanaan

v  Perencanaan dapat menciptakan kekakuan

v  Perencanaan tidak sesuai bagi lingkungan dinamis

v  Rencana formal mengurangi intuisi dan kreativitas

v  Memusatkan manajer pada persaingan sekarang

Langkah-langkah program MBO:

  1. Strategi dan keseluruhan sasaran organisasi dirumuskan.
  2. Sasaran penting dibagi di antara unit divisi & departemen.
  3. Para manajer unit menentukan  sasaran terperinci, bersama dengan atasan mereka.
  4. Sasaran-sasaran terperinci ditetapkan bersama-sama bagi
    semua anggota departemen.
  5. Rencana tindakan yang menetapkan bagaimana sasaran itu akan dicapai, diperinci dan disepakati bersama.
  6. Rencana tindakan itu dilaksanakan.
  7. Kemajuan ke arah sasaran itu ditinjau secara periodik dan    
    diberi umpan balik.
  8. Keberhasilan mencapai sasaran itu didorong oleh imbalan
    berdasarkan kinerja.

TDW Mastery – Pensiun Muda Melalui Bisnis


Pensiun muda, yang penting dalam bisnis dan anda ingin pensiun muda. Model bisnis ini yang dikatakan Roberrt Kiyosaki, bukan berapa banyak. Tetapi yang penting seberapa cepat. Contohnya sewaktu saya ngajar di Jepang untuk nasabah City Goal, yang punya 1.000.000 US keatas tabungannya lalu di bayari oleh City Bank dan Robert Kiyosaki ngajar disana. Ada dua ratus orang waktu itu yang organiser nya. Tanya nanti si Robert Kiyosaki.
Mau ngajar apa? Itu yang di ajar sudah kaya – kaya benar, salah satu yang di ajar dia ngomong gini, anda seneng mana punya penghasilan 100.000 US atau 10.000 US? kalau bisa dua – duanya, itu sudah ikut seminar saya. Tetapi begini ketika mereka ngomong Robert saya pilih 100.000 US, “you not get the idea” pantesan kamu miskin! 1.000.000 US di anggap miskin. Robert Kiyosaki keras sekali kalau mengajar terkadang bentak orang. pantesan kamu malas dan pantesan uang kamu di taruh di City Bank. Bunganya 0,1 persen tidak di kasih bunga juga mau, celaka besok tidak mau nabung lagi. Kamu ini bukan berapa besar, tapi seberapa cepat.
Percuma kalau kamu punya duit 100.000 US, dapetnya 50 tahun. Lebih baik 10.000 US permenit, anda selalu tanya berapa cepat kita bisa menghasilkan, dan bisa sampai lebih cepat anda baru bisa pensiun! Kalau anda tidak waspada tentang waktu anda tidak bisa sukses.
Action Plan :
1. Umur berapa Anda ingin pensiun?
2. Bagaimana Model bisnis Anda?
3. Seberapa cepat?
Demikian dari Saya, Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor Saya Tung Desem Waringin sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda. Segera klik disini 
Anda bisa mendapatkannya disini